Kuliner Sunda: Kripik pisang

Kripik Pisang, itulah makanan khas di Desaku yang sampai saat ini masih saja terlihat. Entah tahun berapa kripik ini mulai dibuat oleh masyarakat Desaku, tapi yang pasti disetiap acara baik itu hajatan, syukuran, atau menjelang hari lebaran, makanan ini akan selalu terlihat mendampingi makanan lain. 

Kripik yang dibuat oleh masyarakat desaku kebanyakan terbuat dari pisang, terutama pisang kepok, nangka, dan raja. Pisang yang digunakan adalah pisang yang mentah tapi sudah tua. 

Ada yang diiris memanjang dan ada yang diiris memotong. Selain itu kripik didesaku ini dibuat dengan dua macam rasa yaitu gurih renyah dan manis, namun kebanyakan dibuat gurih karena mungkin untuk menghemat biaya.

Namun sampai saat ini masyarakat desaku belum memanfaatkan keripik untuk dijual, hanya sebagai makanan konsumsi saja. Padahal jika ditekuni bukan tidak mungkin akan menambah penghasilan masyarakat itu sendiri.  

Sebetulnya masih banyak makanan khas desaku yang selalu dibuat ketika acara tertentu, misalnya awug, kue apem, papais, kue bolu, saroja, ranginang, kue lapis, wajit, dan lainnya. Namun seiring waktu dan perkembangan jaman, makanan itu mulai terkalahkan oleh makanan pabrikan, yang menghemat waktu juga biaya. (LAP)
Kuliner Sunda: Kripik pisang Kuliner Sunda: Kripik pisang Reviewed by Urang Kampung on 18.55 Rating: 5