Petani dan perlengkapannya (sunda)

Kabar dari Urang Kampoeng kali ini berkenaan dengan petani. Pasti sobat semua tahu apa itu petani jadi ga perlu saya jelaskan lagi.he..... Namun pernahkah tahu bagaimana rasanya jadi petani, tahu perlengkapan/peralatan apa saja yang selalu melekat pada seorang petani? nah kali ini akan saya jelaskan sedikit  biar para sahabat yang tak tahu menjadi tahu, yang tahu biar memberi tahu. Namun hanya sebagian saja, yang lainnya nanti menyusul yach.....!!hihihihi

Jemur Padi Dengan Giribig

Pertama adalah Giribig, merupakan sebutan bagi orang sunda untuk alas pada waktu menjemur gabah, dan terbuat dari anyaman bambu, mirip dengan  bilik bambu. Perbedaan ada pada pinggir-pinggirnya yang dirapikan, dan bentuk anyamannya, serta biasanya berbentuk persegi panjang. Giribig masih banyak digunakan sampai sekarang ini, walau tak sebanyak dahulu dikarenakan sudah banyak terpal, serta alas lain yang terbuat dari karung. Keunggulan dari alas dengan menggunakan Giribig adalah cepat kering, beda dengan yang terbuat dari terpal atau dari alas tembok apabila terkena air akan mengembun.

Garokan

Kedua adalah garokan, yaitu merupakan alat yang terbuat dari papan kayu dengan panjang sekitar 30 - 40 Cm, dan lebar sekitar 10 Cm dan diberi pegangan sekitar 1 - 1,5 Meter, ada yang bergerigi ada pula yang polos. Untuk yang bergerigi bisanya digunakan pada saat musim panen yaitu untuk membolak-balikan gabah, sedang untuk yang polos sering digunakan pada saat musim tanam yaitu untuk meratakan tanah pada petak sawah sebelum ditanami padi.

Dudukuy
Ketiga adalah dudukuy, yaitu alat untuk melindungi kepala dari teriknya matahari dan terbuat dari anyaman bambu. Bambu yang dianyam bisanya memiliki diameter sekitar 0,5 Cm kebawah, dan dibuat bundar serta menonjol ditengahnya.
Nyiru


Keempat adalah nyiru, yaitu alat yang terbuat dari anyaman bambu yang berbentuk bulat, yang berguna untuk napian (memisahkan gabah yang isi dengan kosong serta dari kotoran lain), atau bisa dialihfungsikan sesuai keperluan. Caranya dengan digoyang ke kiri dan kekanan serta diangkat-angkat, dengan tujuan agar padi yang isi dengan kosong terpisahkan.
Ayakan
Kelima adalah ayakan, yaitu alat untuk memisahkan gabah dari daun-daun dan sejenisnya pada saat setelah padi dipisahkan dari batangnya. hal ini dilakukan agar padi benar-benar bersih dari daun dan sejenisnya. Alat ini terbuat dari anyaman bambu yang memiliki bolongan-bolongan, sedang pinggirnya bisanya diberikan sekat dari papan kayu dengan bentuk persegi.

Nah itu sebagain dari alat-alat yang selalu melekat pada petani di pedesaan, alat tersebut sebagai alat bantu di bidang pertanian. Maklum di Indonesi masih menggunakan pertanian Tradisional jadi alat yang digunakan masih bersifat tradisional pula. Di sebagian wilayah mungkin memiliki nama lain dan bentuk yang lain juga dari alat-alat pertanian, namun padi intinya hampir sama.
Petani dan perlengkapannya (sunda) Petani dan perlengkapannya (sunda) Reviewed by Urang Kampung on 10.54 Rating: 5