Bentuk Kepemilikan tanah di pedesaan

Desa Panulisan merupakan salah satu Desa penghasil Gabah di Kecamatan Dayeuhluhur, dan ketika belum dimekarkan menjadi tiga Desa, Panulisan mempunyai tanah gege yang lumayan luas sekali. 

Tanah Bengkok
Tanah bengkok adalah tanah pesawahan yang dimiliki oleh pemerintah Desa. Tanah ini nantinya digunakan juga sebagai bentuk pembayaran atau gaji bagi perangkat desa. Mulai dari Kepala Desa dan pegawai lainnya yang telah disepakati untuk mendapatkan tanah bengkok ini.

Namun yang diberikan hanyalah penggarapannya saja, tetapi hak milik tetap ada pada Desa. Mereka menggarap sawah ini selama mereka menjabat sebagai bagian dari pemerintah desa. Tanah bengkok mungkin berhektar-hektar lebih luas dari pada tanah milik rata-rata penduduk desa lainnya.

Tanah perorangan
Maksudnya adalah tanah sawah milik pribadi baik itu berdasarkan atas hak waris dari orang tuanya, atau membeli dari warga lain. Selain di kelola sendiri kadang sawah ini di gadekan atau disewakan kepada orang lain dengan batas waktu tertentu.

Selain hal itu ada juga dengan mengunakan sistim bagi hasil dengan warga yang tidak memiliki sawah. Kesepakatan berapa jumlahnya adalah hak dari yang punya sawah dan yang mengelola sawah. Sebenarnya masih banyak sistim dalam pengolahan sawah diantaranya, sistim maro, mertelu.

Sistem mertelu, yaitu hasil yang dicapai dari lahan yang digarap dibagi tiga antara pemilik lahan, petani penggarap dan untuk bibit, pupuk serta obat-obatan. Pembagian dilaksanakan setelah hasil panen dikurangi biaya pemanenan. 

Dalam sistem ini pemilik lahan selain menyerahkan lahan garap dalam hal ini sawah, ia juga menginvestasikan bibit, pupuk, dan obat-obatan, sedangkan petani penggarap hanya menyumbang tenaga pengerjaan tanah dari mempersiapkan lahan tanam, penanaman bibit, dan pemeliharaan tanaman. Petani penggarap hanya menyediakan tenaga kerja, sehingga risiko yang ia tangung lebih kecil dibandingkan sistem maro. (UK)
Bentuk Kepemilikan tanah di pedesaan Bentuk Kepemilikan tanah di pedesaan Reviewed by Urang Kampung on 00.24 Rating: 5