Lembaran rupiah dari pasir sungai Cijolang

Sungai cijolang dan bendung matenggeng
Panulisa - Sungai Cijolang, merupakan batas wilayah dua Propinsi yaitu antara Jawa Barat dengan Jawa Tengah. Sebelah timur sungai merupakan daerah Panulisan, Kec. Dayeuhluhur, Kab. Cilacap yang masuk wilayah Jateng, sementara seberangnya daerah Mekarharja, Kec. Purwaharja, Kota Banjar.

Sejak dulu sungai ini dikenal masyarakat sebagai penghasil pasir, sebagai bahan dasar bangunan. Entah sudah berapa ratus atau ribu bangunan yang telah dihasilkan dari pasir cijolang ini. 

Keberadaan sungai Cijolang memang membawa manfaat Ekonomi yang cukup besar tidak hanya bagi masyarakat Warung Batok atau Mekarharja akan tetapi bagi para penggali pasir dari daerah lain yang mencoba peruntungan di sungai Cijolang ini. Dari waktu kewaktu daerah warung batok terutama yang berada di dekat jembatan sungai Cijolang, semakin ramai banyak warung-warung makan yang berdiri didekat timbunan pasir Cijolang.

Tiap hari diperkirakan terdapat puluhan mobil baik itu Truk, L300 atau SS yang mengangkut pasir dari Warung batok, ada yang kewilayah Jateng atau ke Wilayah JabarMemang pasir disini tidak pernah habis, apalagi kalo musim hujan datang jumlah pasir yang bisa diangkut ke daratan cukup melimpah.
Pengambilan pasir di sungai Cijolang menggunakan perahu kecil sebagai penampung pasir yang kemudian akan diangkut kedaratan dan dikumpulkan sesuai penambang pasir itu atau juragan. Kualitas pasir Cijolang sendiri memang dibawah dari pasir Citanduy yang merupakan sungai didekatnya.

Namun kekhawatiranpun muncul manakala akan dibangunnya bendungan matenggeng, apakah akan berdampak pada jumlah pasir yang didapat ataukah tetap sama. Mudah-mudahan saja pembangunan bendungan ini tidak berdampak negatif terhadap keberadaan pasir Cijolang. (CAK)
Lembaran rupiah dari pasir sungai Cijolang Lembaran rupiah dari pasir sungai Cijolang Reviewed by Urang Kampung on 21.02 Rating: 5