Gergaji tradisional bongsang yang mulai dilupakan

gergajiPanulisan. Entah sudah berapa lama saya tidak melihat alat yang satu ini, alat yang dahulu kala dipakai orang untuk memotong pohon. Orang desa banyak menamakan alat pemotong ini dengan sebutan Gergaji Bongsang yaitu gergaji yang cukup besar dengan panjang sekitar 1 meter dan lebar sekitar 15-25 centimeter, bahkan ada juga yang lebih panjang bisa mencapai 2,5 meter.

Gergaji bongsang untuk ukuran panjang sekitar 1 meter biasanya digunakan hanya untuk memotong pohon, sedangkan yang lebih panjang dari itu digunakan untuk membelah kayu gelondongan. Untuk membelah kayu gelondongan dengan menggunakan gergaji bongsang, hal pertama yang dilakukan adalah membuat semacam panggung dengan tinggi disesuaikan dengan ukuran panjang gergaji bongsang.  Kegiatan ini dilakukan oleh dua orang dimana satu orang berada diatas panggung, sedang satu orang lagi berada dibawah dan kayu gelondongan tersebut diletakan diatas panggung tadi.

Namun seiring perkembangan jaman, dan munculnya teknologi modern alat ini sudah mulai menghilang digantikan dengan gergaji mesin yang lebih praktis dan hemat waktu. Sedangkan untuk membelah kayu selain menggunakan gergaji mesin, tadi ada juga gergaji pemotong dengan menggunakan mesin diesel.

Dengan adanya alat-alat modern tersebut tentu saja sangat menguntungkan bagi manusia baik dari sisi waktu, tenaga dan mungkin juga biaya yang dikeluarkan. Akan tetapi kita juga tidak boleh begitu saja meninggalkan gergaji bongsang ini, karena bagaimanapun alat ini telah lama ada dan juga telah banyak membantu kita dalam menyelesaikan pekerjaan yang ada hubungannya dengan kayu. (cak)
Gergaji tradisional bongsang yang mulai dilupakan Gergaji tradisional bongsang yang mulai dilupakan Reviewed by Urang Kampung on 19.10 Rating: 5