Budidaya lada/sahang/merica di pekarangan rumah

Dayeuhluhur - Lada adalah salah satu komoditas rempah-rempah yang pada zaman penjajahan Belanda merupakan yang paling diburu. Lada/merica atau yang masyarakat sunda menamakannya sahang ini memang mempunyai daya jual yang masih tinggi.

Sehingga ini merupakan peluang usaha bidang perkebunan yang patut dicoba dan dibudidayakan. Lada atau sahang ini memang mempunyai pertumbuhan yang agak lambat butuh sekitar 4 - 5 tahun untuk bisa berbuah lebat.

Untuk pembibitan lada ini bisa dengan menggunakan media polibek atau sejenisnya. Hal ini dimaksudkan untuk menumbuhkan akar, sehingga pada saat ditanam tidak mudah mati.

Supaya lada tumbuh baik, perlu juga kita menanam pohon kihujan atau media lainnya seperti pipa paralon yang dicor, hal ini berguna untuk menjadi media rambat tanaman lada. Selain itu perlu kita berikan pupuk dan disiram air minimal 2-3 hari sekali agar tidak layu.

Untuk satu kilogram lada dipengepul biasanya akan dibeli dengan harga 100.000/kg  bahkan dipasaran bisa mencapai 170.000/kg. Jadi ini merupakan prospek budidaya yang menjanjikan untuk jangka panjang.

Budidaya lada atau sahang untuk sekedar pemenuhan kebutuhan pribadi bisa ditanam dipekarangan rumah, sedangkan untuk bisnis maka harus diarea yang cukup luas yaitu kebun. Kebun yang bagus adalah yang hanya ditanami pohon lada saja sehingga cakupan sinar matahari cukup.(cak/17)
Budidaya lada/sahang/merica di pekarangan rumah Budidaya lada/sahang/merica di pekarangan rumah Reviewed by Urang Kampung on 21.31 Rating: 5