Menjaga tradisi ditengah kemajuan zaman dalam seni Kuda Lumping

Kesenian Tradisional - Menjaga seni dan budaya warisan leluhur bukanlah suatu perkara mudah, apalagi dengan semakin majunya teknologi dan moderenisasi. Perlu usaha yang keras dan kemauan yang tinggi untuk tetap mempertahankannya. 

Generasi sekarang adalah generasi modern, yang dididik dengan cara lebih maju dalam segala bidang. Generasi yang seolah mengesampingkan budaya asli yang ada, dengan sedikit melupakan bahkan tak mempedulikan.

Ada sebuah pepatah dimana "bangsa yang besar adalah bangsa yang tetap mempertahankan budaya dan kesenian bangsanya" akan tetapi bukanlah hal mudah untuk menjadi bangsa yang besar. Salah satu cara yang harus selalu dijalankan untuk menjadi bangsa yang besar adalah dimana menerapkan virus "cinta kesenian".

Hal yang sederhana yang bisa dilakukan adalah menampilkan kesenian tersebut misalnya dalam acara keluarga. Salah satu kesenian tersebut yaitu seni "kuda lumping". Kesenian asli jawa ini memang makin ditinggalkan oleh kebanyakan masyarakat, namun jika kesenian ini terus ditampilkan maka tidak menutup kemungkinan bisa diterima lagi di zaman modern sekarang ini.

Apalagi banyak sisi baik yang dicontohkan dalam kesenian ini, selain itu kesenian adalah bagian dari cara menghibur seseorang atau lebih agar ada perubahan perasaan sehingga orang tersebut bisa menikmatinya dan merasa terhibur perasaannya. Dengan kata lain bahwa kesenian merupakan terapi atas perasaan yang tidak baik menjadi sedikit baik atau lebih baik.

Seni kuda lumping identik sekali dengan mendem atau keraksukan. Dimana para pemain kuda lumping setelah menari akan kemasukan, baik yang berupa kera, macan, atau kuda.

Namun biasanya telah disiapkan pawang atau yang dituakan atau dalam bahasa sunda sering disebut kokolot. Gunanya untuk menjaga para pemain agar bisa kembali disadarkan.

Kokolot biasanya sebelum acara dimulai menyiapkan sesaji dan bahan-bahan penunjang lainnya seperti kaca, kopi pait, teh, kembang, kemenyan, dedaunan dan lain-lain. (Cak/17)
Menjaga tradisi ditengah kemajuan zaman dalam seni Kuda Lumping Menjaga tradisi ditengah kemajuan zaman dalam seni Kuda Lumping Reviewed by Urang Kampung on 22.56 Rating: 5